Review Film Doushitemo Furetakunai Live Action ( No Touching At All )
Asian Movie

Review Film Doushitemo Furetakunai Live Action ( No Touching At All )

Doushitemo Furetakunai 8

Doushitemo Furetakunai merupakan salah satu film asal Jepang bergenre yaoi-romance yang dirilis pada tahun 2014. Film ini diadaptasi dari manga berjudul sama karangan mangaka Yoneda Kou. Sebelumnya, manga Doushitemo Furetakunai ini telah lebih dahulu populer di kalangan para fujoshi (penggemar boyxboy) hingga akhirnya kemudian dibuat ke dalam versi live action.

Film ini bercerita mengenai kisah antara Toshiaki Shima (Kosuke Yonehara) dan Yoshuke Togawa (Masashi Taniguchi). Keduanya sama-sama memiliki masalah dengan yang namanya susah move on. Tetapi berbeda dengan Shima, Togawa lebih terbuka terhadap kehidupannya.

Pertemuan pertama mereka berawal ketika Shima yang pada hari pertama menjadi karyawan baru berada dalam lift yang sama dengan Togawa. Kesan pertama pertemuan mereka tidak terlalu menyenangkan. Shima merasa sangat risih dengan penampilan Togawa yang setengah ‘teler’ berbau alkohol dan rokok. Bahkan Togawa juga mengaku tidak sempat mandi sebelum berangkat kekantor.

Doushitemo Furetakunai 1Tak disangka-sangka, ternyata pria jorok yang ditemui Shima di lift tersebut adalah atasannya sehingga Shima menjadi semakin bete’. Melihat wajah Shima yang cemberut, Togawa lantas menggodanya.

Doushitemo Furetakunai 9Pertemuan mereka yang intense ditambah sikap Togawa yang senang menggodanya, membuat Shima mulai  memiliki perasaaan terhadap Togawa. Namun Shima menepis perasaan tersebut karena masih dihantui masa lalu. Hingga pada puncaknya, Togawa yang ternyata juga memiliki perasaan yang sama mencium Shima dan keduanya berakhir dengan having sex.

Sponsored Klik Gambar: "Cara mudah menambah ribuan follower dalam sehari"

Lambat laun Shima mulai menerima perasaannya terhadap Togawa dan mencoba untuk membuka kembali hatinya.

tumblr_n7isvmVqNH1shknmho3_500

Film ini bisa dibilang sedikit complex ketika beragam masalah muncul menerpa keduanya. Mulai dari Togawa yang dipindah tugaskan ke kantor pusat hingga Shima yang merasa tidak percaya diri dengan cintanya terhadap Togawa. Namun, jangan khawatir tidak seperti kebanyakan film-film lain yang mengangkat topik LGBT, film ini tidak berakhir dengan sad ending.

Doushitemo Furetakunai 5Overall, film ini cukup menarik namun cenderung beralur cepat jika dibandingkan dengan manga aslinya. Ada beberapa adegan yang tidak ditampilkan di dalam film mengingat keterbatasan waktu sehingga interaksi antara Shima dan Togawa tidak se-intens seperti yang ada di dalam manga. Film ini bisa dikategorikan ke dalam PG-15 karena terdapat sedikit adegan dewasa yang meskipun tidak secara eksplisit namun cukup membuat ‘gregetan’ bagi yang menontonnya.

Doushitemo Furetakunai 4

Untuk mengobati rasa penasaran, berikut sedikit cuplikan dari film Doushitemo Furetakunai :

 

Previous ArticleNext Article
A Lifetime Fangirl
Isi komentar di salah satu sosial media di bawah ini